Pertumbuhan dan Perkembangan

A. Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Proses pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan ciri khas anak, sejak janin sampai taraf kedewasaan dan merupakan suatu proses yang berkesinambungan serta merupakan suatu fenomena yang berspektrum luas dan berpola.
Pertumbuhan adalah setiap perubahan tubuah yang dihubungkan dengan bertambahnya ukuran-ukuran  tubuh secara fisik dan struktural baik secara lokal maupun keseluruhan. Pertumbuhan akam mengikuti pola alami/kodrati setiap fase pertumbuhan.
Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh akan lebih komplek. Oleh karena itu akan terjadi diferensiasi sel jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ untuk mencapai hasil yang optimal secara bertahap.

B. Faktor-faktor Yang Berpengaruh pada Pertumbuhan dan Perkembangan
Proses pertumbuhan dan perkembangan anak adalah hasil perpaduan antara faktor-faktor genetika atau keturuanan dan lingkungan. Faktor genetik merupakan kumpulan dari semua karakteristik yang sering diturunkan oleh orangtua secara genetik sudah dimulai sejak awal konsepsi hingga pembentukan hormonal.

Faktor genetik (keturuanan) dipengaruhi :
1. Faktor Genetik Orangtua
Besarnya pengaruh faktor keturuanan (genetik) terhadap pertumbuhan jasmani anak mempunyai korelasi yang posistif, yaitu antara tinggi badan anak dan tinggi badan orangtua. Korelasi ini meningkat sejalan dengan bertambahnya umur.
Korelasi tinggi badan ayah terhadap tinggi badan anak laki-laki sedikit lebih besar dibandingkan dengan anak perempuan. Sedangkan korelasi tinggi badan ibu terhadap anak laki-laki tidak bermakna jika dibandingkan terhadap anak perempuan.
2. Faktor Endoktorin
a. Hormon pertumbuhan (growth hormone), mengatur pertumbuhan tulang
b. Hormon tiroid, bekerjasama dengan hormon pertumbuhan
c. Hormon sex, berfungsi dalam pematangan sifat kelamin sekaligus membatasi tinggi badan.
3. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan tempat anak hidup sangat mempengaruhi setiap tahapan perkembangan anak. Lingkungan yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak adalah lingkungan yang menyediakan kebutuhan dasar, yaitu:
1. Kebutuhan Fisik
a. Gizi
Pada awal masa kanak-kanak pengaruh lingkungan khususnya makanan lebih dominan dibandingkan dengan kinetik atau pengaruh lingkungan lainnya. Makanan yang paling berperan adalah protein dan energi yang berasal dari lemak dan karbohidrat.
b. Pemeliharaan kesehatan termasuk imunisasi dan pengobatan sederhana.
c. Kondisi hidup sehat, termasuk kebersihan perorangan, kebersihan lingkungan, sanitasi lingkungan, oleharaga dan sebagainya.
2. Kebutuhan Emosi
Hubungan ibu dan anak yang intim pada tahun-tahun pertama sangat mempengaruhi pertumbuhan anak yang harmoni. Untuk tahun berikutnya anak juga membutuhkan figur bapak untuk perkembangan aspek emosinya.
3. Kebutuhan Stimulasi/Pendidikan
Kebutuhan ini mencakup pemberian rangsangan untuk perkembangan emosi, sosial dan itelektual. Stimulasi memegang peranan penting untuk membentuk kepribadian anak, penghayatan dan pembentukan sikap perilaku yang bertanggung jawab, serta perkembangan intelektual dan ketrampilan.
Anak yang sehat menunjukkan gejala dan tanda pertumbuhan dan perkembangan anak yang memuaskan yaitu dapat mencapai potensi genetik secara optimal, jika lingkungan sosialnya memadai.

C. Karakteristik Pertumbuhan dan Perkembangan
Sejalan dengan pertumbuhan fisik anak yang semakin tinggi dan semakin besar makam kemampuan fisik pun meningkat. Beberapa macam kemampuan fisik yang cukup nyata perkembangannya pada masa anak-anak adalah kekuatan, flesibilitas keseimbangan, dan koordinasi gerak.
1. Periode Umur 5-8 Tahun
a. Pertumbuhan tulang-tulang lambat
b. Kelainan postur tubuh mulai terjadi
c. Koordinasi gerak masih belum sempurna, diorganized.
d. Sangat aktif, bermain sampai penat, rentang perhatian/konsentrasi sempit.
e. Dramatif, imajinatif, peka terhadap bunyi-bunyian dan gerak ritmis.
f. Kreatif, melit (serba ingin tahu, curious), senang menyelidik, belajar melalui aktifitas
g. Self centered, senang membentuk kelompok-kelompok kecil, laki-laki dan perempuan mempunyai minat yang sama.
h. Mencari pesetujuan orang dewasa (orangtua, guru, kakak, dan lain-lain)
i. Mudah gembira karena pujian, tetapi mudah sedih karena dikritik.
2. Periode Umur 9-11 Tahun
a. Dalam periode ini pertumbuhannya lancar, otot-otot tumbuh cepat dan butuh latihan, postur tubuh cinderung belum bagus, karena itu perlu latihan-latihan pembentukan tubuh.
b. Penuh energi tetapi mudah lelah.
c. Timbul minat untuk mahir dalam suatu ketrampilan fisik tertentu dan permainan-permainan yang terorganir tetapi belum siap untuk mengerti peraturan-peraturan yang rumit, rentang perhatian lebih lama.
d. Senang/berani menantang aktifitas yang agak keras.
e. Lebih senang berkumpul dengan kawan yang sejenis dan yang sebaya.
f. Menyenangi aktifitas yang dramatis, kereatif, imajinatif, ritmis.
g. Minat untuk berprestasi individual, kompetitif, punya idola.
h. Ini saat yang baik untuk mendidik moral dan perilakuk sosial yang baik
i. Membentuk kelompok-kelompok dan mencari persetujuan kelompok.
3. Periode Umur 12-13 Tahun
a. Memasuki periode transisi dari anak ke pradewasa, perempuan biasanya lebih “dewasa” (mature) daripada laki-laki, namun laki-laki memiliki daya tahan dan kekuatan lebih baik.
b. Pertumbuhan tubuh yang cepat dan kurang teratur, sering menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu karena gerakan-gerakannya cinderung kaku; bisa berlatih sampai penat.
c. Lebih mementingkan keberhasilan kelompok/tim ketimban individu, lebih menyenangi permainan dan pertandingan yang menggunakan peraturan resmi dan yang lebih terorganisir; inging diakui dan diterima sebagai anggota kelompok.
d. Ada minat dalam aktifitas yang dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya dan mulai ada minat untuk latihan fisik.
e. Senang berpartisipasi dalam kegiatn rekreasi aktif; perlu ada bimbingan dan pengawasan dalam pergaulannya dengan jenis yang lain.
f. Kesadaran diri mulai tumbuh, demikian pula emosi, meskipun masih kurang terkontrol dan senantiasa mencari persetujuan orang dewasa.
g, Kepedulian para prosedur demokrasi dan group planning; semakin kurang bisa menerima sikap otoritas dan otokrasi orang lain.
4. Periode Umur 13-14 Tahun
a. Pertumbuhan tubuh yang masih berlanjut, perempuan umumnya lebih tinggi dan lebih berat daripada laki-laki
b. Otot-otot mulai tampak berkembang, tetapi koordinasi gerakannya umumnya masih belum baik.
c. Mulai ada ketegangan seksual;  semakin tumbuh minatnya untuk aktifitas fisik; senang akan kesempurnaan dalam penampilan/ senang bereksperimen dan kreatif.
d. Mengutamakan kegiatan kelompok (geng) daripada kegiatan individual; kesetiaan kepada kelompok amat menonjol.
e. Ini adalah periode yang sukar bagi anak untuk menyesuaikan dir dengan sekitarnya (social adjusment); laki-laki dan perempuan beda dalam minat.
f. Kurang stabil dalam kesetiakawanan; mempunyai orang pujaan (idola, misalnya guru atau kawan yang lebih tua, emosi berubah-ubah, ingin bebas, tidak mau didekte.

Dikutip dari : Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Olahraga sekolah Dasar, Departemen Pendidkan Nasonal, 2009

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>